Mahasiswa magang Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) Universitas Negeri Semarang (UNNES) aktif berpartisipasi dalam rangkaian pelatihan berbasis APBD 2026 yang diselenggarakan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan Kota Semarang, berlangsung sejak 17 Juni 2026 hingga sekitar 31 Juli 2026. Kegiatan yang diadakan di BLK Gayamsari dan Mijen ini menyasar warga pemegang KTP Kota Semarang yang berniat meningkatkan kompetensi diri. Setiap hari pelatihan dimulai dengan apel pukul 07.45, dilanjutkan sesi materi dan praktik intensif dari pukul 08.00 sampai 15.00, sehingga peserta mendapat pemahaman teori dasar dan pengalaman praktik langsung.
Pelatihan mencakup beragam kompetensi vokasional sesuai kebutuhan pasar lokal, antara lain barista, menjahit, digital marketing, tata rias wajah, pembuatan kue dan roti, serta desain grafis. Instruktur berpengalaman memandu pembelajaran; mahasiswa magang PNF UNNES terlibat sebagai asisten instruktur dan staf administrasi BLK, membantu penyusunan modul sederhana, pendampingan praktik, pencatatan peserta, dan dokumentasi laporan pelatihan. Kehadiran mahasiswa tidak hanya memperkaya proses pembelajaran tetapi juga memberi pengalaman lapangan yang relevan dengan pengembangan kapasitas tenaga pendidik nonformal.
Program ini berkontribusi langsung pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dengan memperkuat indikator pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8) serta meningkatkan keterampilan bagi komunitas lokal yang inklusif (SDG 4 dan SDG 10). Dengan meningkatkan keterampilan vokasional warga Kota Semarang, pelatihan bertujuan membuka akses kerja dan usaha mikro, memperkuat kemandirian ekonomi, dan menumbuhkan ekosistem kewirausahaan skala lokal langkah strategis yang sejalan dengan upaya pengurangan kemiskinan dan pemerataan kesempatan ekonomi di tingkat kota.


